Berkah Patah Hati

Seorang sahabat baru saja ditinggal kekasihnya menikah. Kabarnya, ia tidak memenuhi syarat sebagai seorang calon suami. Alasannya karena uang hantarannya tidak wah, di luar target. Orang tua sang (mantan) kekasih inginnya diadakan pesta besar-besaran mengingat ia merupakan anak sulung mereka. Mendengar kabar perih tersebut sahabat ini langsung diam seribu bahasa. Lalu tiba-tiba marah tidak keruan, bersumpah serapah. Kemudian kembali bermurung diri, bermuram durja. Sampai klimaksnya ia hampir gantung diri dan di lain waktu sempat juga ingin menyileti pergelangan tangannya karena saking putus asanya. Untung saja, ibunya selalu memergoki tindakannya itu. Dalam dekapan, sang ibu perlahan menasehati jiwanya yang rapuh itu. Dia pun mengaku dirinya tengah patah hati dan tidak bisa menguasai diri. Potret sahabat saya ini bisa terjadi pada siapa saja. Porsinya tentu akan sangat berbeda-beda. Tetapi polanya tetap sama, patah hati.

Daripada sakit hati
Lebih baik sakit gigi ini,
Biar tak mengapa…
Rela… rela… rela aku relakan…’

Sakit Gigi – Meggy Z.

Potongan bait lagu dangdut legendaris Sakit Gigi karya alm. Meggy Z. mendeskripsikan betapa sakit hati itu ngilunya lebih hebat ketimbang sakit gigi. Sakit ini akan membuat kamu kehilanagn nafsu makan. Merasa serba salah, sampai-sampai kehilangan arah kalau sudah tidak dilandasi dengan iman. Bisa-bisa seperti kisah sahabat saya tadi, tanpa pikir panjang langsung ambil jalan pintas.

Jujur saja, saya juga pernah merasakan hal serupa. Memang sakitnya luar binasa. Tapi apalah daya. Memang ini maunya Tuhan. Iya, ini siasat-Nya supaya kita lebih dewasa. Analoginya mungkin begini, kita diajak jalan-jalan oleh Tuhan ke suatu tempat, tapi karena kita terlalu senang, terlalu gegabah, kita jadi enggak peka dengan jalan yang ada di depan kita. Walhasil, terjebloslah kaki kita ke dalam lubang yang penuh lumpur, kotor dan menyakitkan. Keesokan harinya Tuhan kembali mengajak kita jalan-jalan ke tempat berbeda. Tetapi karena kita sudah pernah terjatuh dan merasakan sakitnya, jadi perjalanan selanjutnya kita sudah lebih waspada. Sekalipun nantinya akan terjatuh lagi, toh kita sudah tahu bagaimana cara mengantisipasinya.

Kau harus bisa bisa berlapang dada…
Kau harus bisa bisa ambil hikmahnya…
Karena semua semua tak lagi sama.

Lapang Dada – Sheila On 7

Lagi-lagi nyanyi, sekarang giliran lagu Lapang Dada dari Sheila On 7. Terlepas dari apapun motif penyebab patah hati kita harus bisa berlapang dada. Ambil hikmah atas apa yang terjadi.  Kamu pasti bisa menemukan kuncinya. Karena bisa jadi ketika kamu coba memaksakan kehendakmu itu, belum tentu dia baik untuk hidupmu. Dalam proses inilah kamu ditempa menjadi sosok yang tangguh.

Dalam berpatah hati sebenarnya kamu bukan hanya diajarkan menjadi sosok yang tangguh. Masih tentang musik, musisi-musisi kawakan seperti Glenn Fredly, Bebi Romeo atau Taylor Swift, Usher dan Justin Timberlake juga pernah merasakan patah hati. Namun mereka tidak merayakannya dengan kesedihan. Melainkan menggubahnya menjadi sebuah lagu. Kini karya-karya itu dapat dinikmati oleh siapa saja dan sudah pasti menghasilkan keuntungan yang mengalir bagi penciptanya. Bagaimana tidak, lagu-lagu bertema patah hati biasanya menjadi lagu yang mampu dikenang sepanjang masa. Inilah yang  dinamakan patah hati membawa berkah.

So, patah hati bukan lagi halangan untuk tidak melanjutkan hidup. Bakar saja kesentimentilan itu. Teruslah melangkah walaupun nanti terjatuh. Jangan pernah lelah untuk bangkit kembali dan melangkah lagi. Jadikan patah hatimu sebagai hadiah Tuhan yang membawa berkah.

Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.