Braveheart: MERDEKAAAA!!

Seiring dengan dikibarkannya Sangsaka Merah Purih pada tanggal 17, bulan Agustus identik dengan membumbung tingginya semangat nasionalisme rakyat Indonesia. Dengan penuh suka ria masyarakat di berbagai pelosok Tanah Air merayakan hari paling bersejarah ini. Menggelar berbagai kegiatan bertemakan patriotisme mulai dari upacara bendera, perlombaan-perlombaan anak-anak dan orang tua hingga panggung hiburan rakyat. Tidak mau ketinggalan, film-film bertemakan patriotisme pun bergentayangan di layar kaca hingga layar bioskop. Bicara tentang film yang bertemakan patriotisme dan kemerdekaan, ada film muuantap yang pasti sudah ga asing di telinga kamu, Braveheart.

Braveheart ini memang film lawas dan sudah sering wara-wiri tayang di stasiun tv. Ya, pati kamu hanya baru menontonnya di stasiun televisi lokal, kan? Kamu dijamin rugi. Braveheart yang tayang di tv lokal maupun tv berlangganan itu sudah pasti penuh dengan sensor. Eits.. Bukan! Sensornya bukan karena banyak adegan hot. Seperti halnya film-film arahan Mel Gibson yang lain, film ini tampil dengan sangat nyata dan apa adanya. Bagaimana mau tidak disensor, Braveheart adalah film perang kemerdekaan berlatar abad ke-13 yang penuh dengan body contact, persenjataan kuno serta sadisnya tirani dari penjajah Inggris yang sedikit-sedikit main pancung terhadap bangsa jajahannya. Sudah pasti darah dan potongan tubuh manusia berseliweran di film ini.

Braveheart-2

Fokus utama film ini adalah kehidupan seorang pahlawan pejuang kemerdekaan Skotlandia, Sir William Wallace (Mel Gibson). Kisah perjalanan hidupnya semenjak anak-anak hingga meninggal di tangan algojo di tiang pancung. Diceritakan William Wallace adalah seorang pemuda Skotlandia biasa yang pulang kembali dari pengembaraannya. Pulang ke desa kecil yang dulu pernah ia tinggali. Kedatangannya, selain ingin mengenang kembali masa kecil bersama keluarganya, juga ingin mempersunting Murron (Mhairi Calvey) sebagai istrinya. Tapi ternyata hal itu tidak semudah seperti apa yang ia rencanakan. Kedua orang tua Murron tidak merestui hubungan mereka berdua. Walaupun ditentang, akhirnya mereka berdua menikah diam-diam di bawah pekatnya malam, tanpa satu orang pun yang tahu, termasuk kedua orang tua Murron.

Sayangnya, kebahagian ini tidak berlangsung lama. Murron yang malang tidak mampu lolos dari kejaran tentara Inggris yang ingin mengorbankannya. Saat itu juga Muroon ditangkap dan dipasung untuk dieksekusi mati karena dianggap sebagai pembangkang. Secara brutal nyawa istri yang dicintainya ini dihabisi dengan digorok oleh tentara penjajah. Darah yang mengalir deras membuat Murron meninggal seketika.Wallace yang menyaksikan hal itu terbakar amarahnya, memberontak dan menghabisi satu persatu tentara Inggris di benteng pertahanan tersebut. Aksi Wallace ini sontak membangkitkan solidaritas warga desanya untuk turut melawan hingga akhirnya semua tentara habis terbantai.

Kejadian ini selanjutnya memicu semangat perlawanan dari rakyat Skotlandia. Terjadilah perang di mana-mana, pertempuran sengit hingga pertumpahan darah banyak menewaskan prajurit Raja Edward I Longshanks (Patrick McGoohan) yang saat itu dikenal sebagai raja Inggris yang sangat bengis. Perang semakin besar dan melebar, kemenangan pun berada di rakyat Skotlandia. Banyak kota-kota yang akhirnya terbebas dari penjajahan Inggris. Intrik-intrik politik tidak dapat dihindari. Para bangsawan Skotlandia yang selama ini terlanjur menikmati kemakmuran dari Kerajaan Inggris pastinya tidak mau tinggal diam menyaksikan kegemilangan perjuangan rakyat pimpinan Wallace ini. Hingga suatu saat, tentara Inggris berhasil menangkap Wallace atasĀ  jebakan yang dibuat oleh kaum bangsawan Skotlandia ini. Sir William Wallace pun akhirnya tewas di pemancungan dieksekusi oleh algojo kerajaan Inggris. Dan kata terakhir yang diucapkannya adalah FREDOOOM! (merdeka).

Braveheart-3

Ini merupakan film ketiga aktor kawakan Mel Gibson dimana ia mendirect film yang ia perankan sendiri. Setelah sebelumnya Mel Gibson Goes Back to School (1991) dan The Man Without a Face ( 1993). Sebagai film bertema sejarah, film ini berhasil memikat perhatian para penikmat Film. Di IMDB film ini nangkring di posisi 79 Top 250 Movies dengan rating 8.4 /10. Bagaimana tidak, film yang tayang perdana pada bulan Mei tahun 1995 ini hadir dengan detail yang nyaris sempurna. Sinematografi yang sangat memukau didukung dengan kostum, makeup, spesial efek dan setting yang sangat ciamik. Dengan sangat fantastis, Mel Gibson benar-benar mampu menyuguhkan adegan peperangan dengan detail perkelahian yang nyata penuh dengan embel-embel percikan serta kucuran darah di mana-mana. Plot cerita juga dibangun sedemikian rupa. Emosi penonton diarahkan dengan baik hingga kita akan terus bertanya-tanya bagaimana akhir perjalanan Sir William Wallace yang tangguh ini.

Untuk urusan scoring, di film ini sang sutradara mempercayakannya kepada James Horner (Titanic, Avatar). Dan James pun sukses mendekorasi film ini menjadi sebuah panggung drama yang mempesona. Genderang perang serta adegan-adegan seperti saat pernikahan dan pertemuan Wallace dengan putri Isabelle (Sophie Marceau) laiknya alunan musik klasik yang istimewa. Finnaly, sinematografi ciamik yang amat nyata menggambarkan adegan perang yang apa adanya ini adalah hasil karya John Toll (The Thin Redline). Selain itu John pun sangat berhasil menyuguhkan keindahan tanah air Skotlandia, angle pegunungan, matahari terbenam, sampai urusan kaki kuda yang sedang berlari saat perang terlihat sangat sedap di mata. Maka tidak heran jika film ini sukses memboyong banyak penghargaan. Di ajang Piala Oscar, Braveheart dinominasikan ke dalam 10 kategori, dengan memenangkan 5 di antaranya:

  • Best Picture: Mel Gibson, Alan Ladd Jr., Bruce Davey,
  • Best Director: Mel Gibson,
  • Best Cinematography: John Toll,
  • Best Effects, Sound Effects Editing: Lon Bender, Per Hallberg,
  • Best Makeup: Peter Frampton, Paul Pattison, Lois Burwell.

Nah. Kalau mau nonton Braveheart yang utuh tanpa embel-embel sensor di mana-mana, Kamu hanya bisa menyaksikannya di versi blu-ray. Atau kalau punya jaringan internet yang kuat, kamu bisa tonton secara digital di iTunes.

Reply